Rabu, Juli 30, 2014
Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2011 JoomlaWorks Ltd.

Penggunaan Insulin pada Penderita Diabetes

insulinPengobatan dengan Insulin

Bagi penderita DM tipe 1, insulin adalah penyelamat, sementara bagi penderita DM tipe 2, setelah beberapa waktu anda menderita DM, anda mungkin akan mebutuhkannya. Saat ini penggunaan insulin semakin awal (earlier insulin) untuk mencegah kompilkasi diabetes.

Ada beberapa golongan insulin:

  1. Insulin kerja cepat: sediaan paling baru dan paling cepat waktu kerjanya. Insulin ini mulai menurunkan gula darah dalam waktu 5 menit setelah digunakan, waktu puncak sekitar satu jam dan tidak aktif dalam 3 jam. Disuntikkan sesaat sebelum makan atau sesudah makan, dan jarang menyebabkanContohnya: NOVO RAPID, APIDRA
  2. Insulin regular kerja pendek, membutuhkan 30 menit untuk mulai menurunkan glukosa darah, puncaknya 3 jam, dan hilang efeknya setelah 6-8 jam. Insulin jenis ini disuntikkan 30 menit sebelum makan. Contohnya: ACTRAPID
  3. Insulin kerja menengah, menurunkan glukosa darah dalam waktu 1/2-2 jam setelah pemberian dan melanjutkan kerjanya selama 10-12 jam. Contohnya: INSULATARD
  4. Insulin kerja panjang, mulai bekerja 6 jam dan menyediakan kerja insulin intensitas ringan selama 24 jam. Insulin ini diciptakan untuk mengendalikan secara terus menerus, basal, dan hanya membutuhkan satu kali suntik per hari. Boleh disuntikkan kapan saja, namun pada waktu yang sama setiap hari. Contohnya: LANTUS
  5. Insulin premix, atau campuran, contohnya MIXTARD, disuntikkan satu atau dua kali sehari, 30 menit sebelum makan.

Insulin disuntikkan ke dalam lapisan lemak tepat dibawah kulit (subkutan) dengan menggunakan jarum dan alat suntik khusus untuk insulin atau menggunakan pen khusus insulin. Injeksi insulin saat ini sudah menggunakan jarum yang sangat kecil sehingga relative tidak terasa sakit. Bagian tubuh yang aman untuk disuntikkan adalah: 1) bagian depan dan luar dari kedua paha, 2) bagian atas luar pantat/bokong, 3) kulit perut di bawah pusat, 4) bagian permukaan luar dan belakang lengan atas.

Tidak dianjurkan untuk menyuntik di lokasi yang sama terus menerus, rotasikan posisi suntik searah jarum jam mulai dari lengan atas maksimal setelah 15 kali suntik pada lokasi yang sama, atau menyuntik pagi hari didaerah perut, dan malam hari di daerah paha. Posisikan alat suntik tegak lurus permukaan kulit dan tusukkan jarum sepanjang jarum, biarkan beberapa waktu (beberapa detik) untuk mengurangi kebocoran insulin. Untuk menghindari rasa sakit, hindari menggunakan jarum berkali-kali dan suntikkan insulin setelah insulin mencapi suhu kamar.

Klinik PKU Jogja

kliniktht

klinikkandungan

klinikmata

ginjal

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini118
mod_vvisit_counterKemarin655
mod_vvisit_counterMinggu ini2875
mod_vvisit_counterBulan ini24630
mod_vvisit_counterTotal586524

Site Login